Pertanyaan: Apakah ada perawatan yang baik yang tersedia? Apakah vitamin A palmitat adalah obat terbaik yang tersedia untuk penyakit ini? Apakah bisa disembuhkan? Dapatkah hal ini menyebabkan penglihatan yang lebih baik? Jawaban: Retinitis pigmentosa adalah penyakit genetik yang kompleks dan karena bersifat genetik, penyakit ini tidak dapat disembuhkan tanpa modifikasi mendasar pada gen tubuh. Namun, terapi gen tidaklah mudah. Retinitis pigmentosa merusak “sel kerucut” di pusat retina pada tahap awal dan berkembang ke “sel batang” di pinggiran retina hingga ke seluruh retina pada tahap selanjutnya, sedangkan peran vitamin A palmitat adalah menghasilkan pigmen fotoreseptor untuk sel batang. Peran vitamin A palmitat adalah memberikan bahan baku untuk produksi pigmen fotoreseptor “retina” kepada sel batang, jadi vitamin A palmitat bukan merupakan obat, dan juga tidak memperlambat perkembangan penyakit, tetapi hanya berperan dalam perkembangan lesi. Pertanyaan: Apakah vasodilator, vitamin B1 dan B12 juga efektif? Apakah vasodilator memiliki efek samping? Jawaban: Vasodilator, vitamin B1 dan B12 efektif karena dapat meningkatkan sirkulasi darah ke retina dan membuka kembali pembuluh darah kecil yang tersumbat. Vitamin B1 dan B12 mampu memberikan nutrisi pada saraf optik. Semua ini tentu saja harus dilakukan di bawah bimbingan dokter. Pertanyaan: Apakah ada pilihan pengobatan untuk retinitis pigmentosa yang dipersulit oleh katarak dan glaukoma? Atau obat apa yang dapat saya konsumsi untuk menunda dan memperbaiki penglihatan saya saat ini? Jawaban: Retinitis pigmentosa yang dipersulit oleh katarak dan glaukoma sekunder dapat diobati. Pada tahap awal, katarak dapat diobati dengan obat tetes mata yang dapat menunda katarak, tetapi ketika katarak mencapai titik di mana katarak mengancam fungsi penglihatan, maka secara medis diindikasikan untuk pembedahan. Namun, karena kerusakan pada sistem fotoreseptor retina, penglihatan pasca operasi mungkin tidak sebaik penglihatan normal. Pertanyaan: Apakah penderita retinitis pigmentosa harus menghindari cahaya terang? Apakah cukup memakai kacamata hitam saat keluar rumah? Jawaban: Ya, pasien dengan retinitis pigmentosa perlu mengurangi rangsangan cahaya terang. Kacamata dengan warna kuning dan teal umumnya sesuai, bukan warna merah, hijau, atau biru.