Bagaimana membedakan antara kraniofaringioma dan tumor hipofisis

  Kraniofaringioma dan tumor hipofisis adalah dua tumor intrakranial jinak yang paling umum pada area pelana, dan terkadang sulit untuk membedakannya dengan jelas sebelum pembedahan. Untuk memudahkan para pembaca memahami pengetahuan tertentu dalam hal ini, kami ingin memberikan gambaran singkat mengenai perbedaan keduanya, dengan harapan dapat membantu Anda.  1. Apa saja perbedaan gejala antara kraniofaringioma dan tumor hipofisis?  Terdapat banyak kesamaan antara gejala kraniofaringioma dan tumor hipofisis, tetapi karena kraniofaringioma merupakan kondisi bawaan, maka lebih sering terjadi pada anak-anak, sedangkan tumor hipofisis lebih sering terjadi pada orang dewasa dan sangat jarang terjadi pada anak-anak. Secara keseluruhan, insiden tumor hipofisis secara signifikan lebih tinggi daripada kraniofaringioma. Manifestasi utama kraniofaringioma pada anak-anak adalah keterlambatan pertumbuhan dan kematangan seksual, sedangkan pada orang dewasa, manifestasi utama kraniofaringioma adalah hipopituitarisme, yang bermanifestasi sebagai disfungsi pada pria dan hilangnya nafsu makan pada wanita. Pasien dengan craniopharyngioma sering menunjukkan tanda-tanda minum dan buang air kecil yang berlebihan serta gangguan penglihatan, sedangkan pasien dengan adenoma hipofisis dengan fungsi endokrin yang berbeda dapat menunjukkan gejala peningkatan sekresi hormon hipofisis yang terkait seperti: (1) hormon pertumbuhan, yang menunjukkan pembesaran progresif pada tangan dan kaki, serta penebalan hidung dan bibir; (2) prolaktin, yang menunjukkan rambut yang jarang dan kulit yang halus pada pria, serta menstruasi yang jarang atau amenorea dan menyusui pada wanita; (3) hormon adrenokortikotropik, yang menunjukkan wajah bulan purnama, punggung seperti kerbau, dan kulit berwarna ungu pada bagian belakang perut. (3) Jenis adrenokortikotropik muncul dengan wajah bulan purnama, punggung kerbau, dan perubahan warna kulit ungu di bagian punggung perut. Beberapa tumor hipofisis non-fungsional hanya menunjukkan gangguan penglihatan dan sakit kepala ketika mencapai ukuran tertentu.  Apa perbedaan antara kedua tumor tersebut dalam hal lokasi pertumbuhan?  Sebagian besar kraniofaringoma terletak di atas diafragma pelana, dan sebagian besar kraniofaringoma raksasa menyerang bagian bawah talamus optikus dan bahkan menonjol ke dalam ventrikel ketiga dan ventrikel lateral. Adenoma besar dapat menerobos diafragma pelana dan tumbuh ke atas atau menerobos dasar pelana dan masuk ke dalam rongga sinus pterigoid atau bahkan sinus septum, dan adenoma hipofisis yang invasif dapat menyerang kedua sinus kavernosus dan bahkan melingkari arteri karotis interna.  3. Apa perbedaan tes biokimia darah positif di antara keduanya?  Kraniofaringioma sendiri tidak memiliki fungsi endokrin, tetapi karena tekanan tumor pada kelenjar hipofisis dan struktur penting seperti tangkai hipofisis dan hipotalamus, maka sering disertai dengan hipopituitarisme dan penurunan sejumlah hormon, seperti hormon tiroid, hormon pertumbuhan, kortisol, dan gonadotropin. Beberapa adenoma hormon pertumbuhan dapat dipersulit oleh diabetes mellitus, yang mengakibatkan peningkatan glukosa darah dan gula urin positif, sementara beberapa adenoma hipofisis non-fungsional mungkin memiliki kadar beberapa hormon yang rendah karena hipopituitarisme.  Bagaimana kedua jenis tumor ini dibedakan? Dapatkah CT dasar tengkorak membedakan kedua tumor ini?  Diferensiasi antara kedua tumor ini terutama didasarkan pada CT dan MRI kranial. Sebaliknya, sebagian besar kraniofaringomi menunjukkan kalsifikasi dan perubahan kistik, dan perdarahan intra-tumor jarang terjadi, sementara kraniofaringomi dapat dilihat pada MRI yang disempurnakan.  5 . Tes apa yang diperlukan untuk mendiagnosis kraniofaringioma?  Tes-tes berikut ini biasanya diperlukan untuk mendiagnosis kraniofaringioma: CT tengkorak, MRI tengkorak dengan pemindaian polos dan yang disempurnakan, fungsi endokrin kelenjar hipofisis dan biokimia darah, pemeriksaan lapang pandang dan fundus, dsb. Apabila kortisol sangat rendah, kortisol akan diperiksa ulang setelah periode terapi pengganti.