Hati-hati! Kanker hati bukan satu-satunya kanker yang disebabkan oleh minuman keras! Ada juga kanker payudara!

Apakah boleh minum sedikit anggur merah untuk kecantikan?

Tidak.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua berpikir bahwa tidak apa-apa minum dalam jumlah sedang, terutama anggur merah, yang merupakan favorit sebagian wanita dan juga dapat memiliki efek kecantikan. Tetapi faktanya adalah bahwa minum dalam jumlah sedang dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Minuman beralkohol apa pun termasuk bir, anggur buah, anggur beras, dan anggur putih dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Jawabannya adalah lebih baik tidak meminumnya, anggur merah juga mengandung alkohol, jadi jangan minum anggur apa pun.

Melihat statistik ini, apakah Anda masih berani minum alkohol?

Alkohol adalah salah satu pemicu potensial kanker payudara. Bahkan konsumsi alkohol ringan (≤12,5g per hari) dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 4%-15%. Semakin tinggi asupan alkohol, semakin tinggi risiko kanker payudara, dengan setiap tambahan 10 gram alkohol per hari (setara dengan kandungan alkohol dari satu kaleng bir 330ml, satu setengah gram anggur merah atau setengah gram anggur putih) meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 7-10%. Asupan alkohol juga memiliki efek kumulatif, dengan semakin dini asupan dan semakin lama riwayat konsumsi alkohol, semakin tinggi risiko kanker payudara.

Asupan alkohol juga dapat meningkatkan risiko kematian pada pasien kanker payudara. Sebuah studi yang melibatkan 1.977 pasien kanker payudara menemukan bahwa alkohol dapat mengubah 16 gen, dan empat dari gen ini dikaitkan dengan prognosis kanker payudara. Sebuah studi juga menemukan hubungan antara alkohol dan kematian pada pasien kanker payudara, dengan asupan harian 20 gram alkohol atau lebih (sekitar kandungan alkohol dari satu bir, seperempat botol anggur merah dan satu atau dua botol anggur putih) meningkatkan risiko kematian akibat kanker payudara. Minum alkohol yang cukup dapat membatalkan operasi yang sulit, kemoterapi dan radioterapi. Oleh karena itu, untuk pengobatan dan prognosis yang lebih baik, lebih baik berhenti minum!