Cara yang paling langsung dan efektif untuk mencegah osteoporosis adalah dengan mengkonsumsi suplemen kalsium yang cukup, vitamin D dan latihan menahan beban dengan intensitas yang sesuai. Asupan kalsium yang tinggi dapat mengurangi risiko osteoporosis sebesar 20% dan kalsium yang dikombinasikan dengan vitamin D dapat mengurangi risiko patah tulang pinggul pada wanita pasca-menopause sebesar 18%.
Penilaian risiko
Pasien kanker payudara biasanya dinilai untuk risiko osteoporosis dengan mengukur kepadatan mineral tulang.
Risiko rendah ketika nilai-T BMD>1.
-2,5 ≤ T-value ≤ -1 adalah risiko sedang.
Risiko tinggi ketika nilai-T <-2,5 atau alat penilaian risiko fraktur memprediksi risiko 10 tahun fraktur mayor <20% (fraktur pinggul <3%).
Pasien kanker payudara yang diobati dengan terapi endokrin harus melakukan tes kepadatan tulang setiap 1-2 tahun untuk mengikuti perkembangan kualitas tulang mereka.
Tindakan pencegahan
Pasien kanker payudara pascamenopause dan wanita premenopause yang menjalani terapi penekanan fungsi ovarium harus diberikan vitamin D dan kalsium sebagai profilaksis sebelum memulai terapi endokrin, tanpa memandang nilai BMD, dan setidaknya 30 menit olahraga intensitas sedang seperti berjalan kaki dan joging setiap hari, serta perlunya untuk tidak merokok dan alkohol untuk mencegah jatuh dan benturan tubuh.
Orang dewasa harus memiliki asupan harian setidaknya 800mg kalsium elemental dan dosis asupan vitamin D yang direkomendasikan adalah 200 IU.
Wanita pasca-menopause dan lansia harus memiliki asupan kalsium tidak kurang dari 1000mg dan asupan vitamin D 400 hingga 800 IU;.
Untuk pasien kanker payudara yang dinilai berisiko sedang hingga tinggi terhadap kepadatan mineral tulang, target dosis harian asupan kalsium harus 1500 hingga 2000mg serta 400 hingga 800 IU vitamin D.
Intervensi farmakologis dengan bifosfonat sangat dianjurkan untuk pasien berisiko tinggi dan dapat dipertimbangkan dalam hubungannya dengan faktor risiko mereka untuk pasien berisiko menengah untuk menerima bifosfonat bila diperlukan.