Terapi oksigen jangka panjang adalah terapi dasar untuk pasien dengan hipoksia kronis sistem pernapasan kronis. Terapi ini terutama digunakan untuk pasien dengan emfisema paru obstruktif kronik dengan PaO2<7,3kPa (55mmHg), dengan eritrositosis, atau penyakit jantung paru, atau hipertensi arteri paru. Metodenya adalah: metode kanula hidung 3L/menit, atau metode lain dapat digunakan, 15 jam sehari, 3 minggu menghirup oksigen terus menerus. Pengamatan klinis dapat memperbaiki hipoksia jangka panjang; memperbaiki tanda-tanda vital; mengurangi terjadinya eritrositosis; memperbaiki tidur dan hipoksia nokturnal; membantu pemulihan semangat dan energi; memperbaiki kondisi umum. Namun, harus memperhatikan indikasi, konsentrasi pemberian oksigen dan jumlah pemberian oksigen untuk mencegah toksisitas oksigen. Efek utama terapi oksigen meliputi: 1.Mengurangi hipoksemia: Ketika PaO2 mencapai di atas 60mmHg dan SaO2 mencapai 85%-90%, pada dasarnya dapat memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan. 2.Meringankan hipertensi paru yang disebabkan oleh hipoksia, mengurangi eritrositosis, menurunkan viskositas darah, mengurangi beban pada ventrikel kanan, dan menunda perkembangan penyakit jantung paru. 3.Inhalasi oksigen dapat meredakan bronkospasme, mengurangi gangguan pernapasan dan meningkatkan disfungsi ventilasi. 4.Memperbaiki kondisi fisik pasien, meningkatkan fungsi tidur dan otak, meningkatkan daya tahan olahraga dan kualitas hidup. 5.Memperbaiki prognosis pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik dan memperpanjang hidup. 6.Mengurangi jumlah rawat inap dan menghemat biaya medis.