Osteoporosis adalah sindrom metabolisme tulang yang abnormal yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang, kerusakan mikrostruktur jaringan tulang, peningkatan kerapuhan tulang dan mudahnya patah tulang. Osteoporosis telah menjadi salah satu penyakit kronis yang secara serius mengancam kesehatan manusia karena prevalensinya yang tinggi, durasi yang lama dan komplikasi seperti patah tulang, yang secara signifikan mengurangi kualitas hidup pasien dan bahkan menyebabkan kecacatan dan kematian. Bagaimana kita dapat mencegah osteoporosis dalam hidup? Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah osteoporosis adalah mendapatkan lebih banyak sinar matahari, yang dapat mengubah 7-deoksikolesterol di kulit menjadi vitamin D3. Mereka juga mempromosikan pembentukan tulang. Oleh karena itu, paparan sinar matahari dapat membantu mencegah osteoporosis, tetapi berhati-hatilah untuk tidak mengekspos diri Anda ke sinar matahari untuk waktu yang lama, umumnya setengah jam di musim panas dan satu jam di musim dingin. Olahraga Olahraga yang wajar dapat mempercepat laju pembentukan tulang dan deposisi kalsium serta mengurangi kehilangan kalsium. Mencegah osteoporosis dan terjadinya patah tulang. Melakukan berbagai jenis latihan seluruh tubuh juga dapat membuat tulang-tulang seluruh tubuh mengalami stres yang seragam, tahan lama, ketegangan dan ketegangan yang cukup untuk mencegah degenerasi yang tidak digunakan. Anda harus memilih proyek dengan lebih banyak perubahan gerakan, yang dapat melatih seluruh tubuh, seperti berlari, tenis, Taijiquan, Badaunjin, dll; Anda juga dapat memilih tarian, qigong, senam radio, dll sesuai dengan preferensi Anda sendiri. Untuk bersikeras berolahraga jangka panjang, sehingga tidak hanya membuat orang merasa bahagia, semangat, dan tulang keras, tidak mudah patah, tubuh lebih sehat. Ketiga, asupan kalsium adalah obat yang paling dasar untuk mencegah osteoporosis. Saat ini, tablet kalsium karbonat dan kalsium karbonat D3 yang umum digunakan, tetapi suplementasi kalsium perlu disertai dengan vitamin D untuk meningkatkan penyerapan kalsium. Bagi pasien yang sudah mengalami osteoporosis, perlu ditambahkan obat yang menghambat kerusakan tulang, seperti bifosfonat, dll. Keempat, perhatian diet Diet perlu mengambil lebih banyak makanan yang mengandung kalsium, seperti ikan, udang, susu, produk susu, kaldu tulang, telur, kacang-kacangan, biji-bijian campuran, sayuran berdaun hijau, dll. Berhenti merokok, batasi alkohol, kurangi kopi dan minuman berkarbonasi, tetapi juga perhatikan teh yang kurang kuat, karena teh yang kuat mengandung lebih banyak kafein, dan kafein dapat menghambat penyerapan kalsium di duodenum, tetapi juga mempercepat ekskresi kalsium dalam urin. Pemeriksaan kepadatan tulang tahunan masih diperlukan bagi wanita pascamenopause, orang tua, dan orang-orang yang terbaring di tempat tidur dan mengonsumsi hormon dalam waktu yang lama. Pencegahan dan pengobatan osteoporosis adalah masalah yang mendesak.