1 . Apa obat pilihan untuk pengobatan penyakit Kawasaki? Aspirin, gammaglobulin 2. Kapan waktu terbaik untuk memasukkan gammaglobulin? Bagaimana cara menghitung dosis infus? Waktu terbaik untuk menggunakan IVIG adalah 5-10 hari setelah timbulnya penyakit, penggunaan IVIG secara efektif dapat mengurangi kejadian CAL. Dosis infus: 2g/Kg, dapat diberikan dalam waktu 24 jam atau 48 jam, atau lebih dari 5 hari. 3. Beberapa anak tidak sensitif terhadap gammaglobulin, apa yang harus dilakukan sebagai langkah pengobatan selanjutnya? (Apakah hormon tersebut akan berkontribusi terhadap aneurisma koroner?) (1) Jika suhu masih tinggi (lebih dari 38,5 ℃) setelah 36 jam pengobatan standar (aspirin + gammaglobulin), maka IVIG dosis tinggi (2g / Kg) dapat diinfuskan kembali; (2) Glukokortikosteroid intravena dapat digunakan, seperti metilprednisolon. Glukokortikosteroid dapat meningkatkan trombosis, rentan terhadap aneurisma koroner dan mempengaruhi perbaikan lesi koroner, sehingga tidak tepat untuk digunakan sendiri. 4 . Apakah perlu menyesuaikan dosis aspirin atau mengganti obat? Setelah demam mereda selama 3 hari, sesuaikan dosis aspirin sesuai dengan kondisi pasien dan hasil tes darah dan tes CRP. Jika ada reaksi merugikan yang serius, segera hentikan obat dan ganti dengan obat lain. 5 . Kapan saya harus mengonsumsi Pansentin? Bagaimana cara menghitung dosis dan berapa lama saya harus meminumnya? Anak-anak KD dengan kerusakan arteri koroner gabungan (CAL) harus minum aspirin (30 ~ 50mg / Kg.d) pada awal pengobatan, dan kemudian ubah dosis aspirin menjadi (3 ~ 5mg / Kg.d) selama 3 hari setelah demam mereda, dan pada saat yang sama minum Dipyridamole (Pansentin) selama 3 ~ 5mg / Kg.d sampai CAL menghilang; Anak-anak KD dengan jumlah trombosit yang meningkat secara signifikan dapat menggunakan Dipyridamole (Pansentin) tambahan, dan jumlah trombosit akan kembali normal setelah pemeriksaan selama sekitar 2 ~ 3 bulan. Obat ini dapat dihentikan hanya jika jumlah trombosit sudah kembali normal setelah 2~3 bulan. 6 . Apakah ada efek samping dari mengonsumsi aspirin dalam jangka waktu lama? Bagaimana cara memantaunya? Penggunaan aspirin dalam jangka panjang cenderung meningkatkan risiko perdarahan, harus secara teratur memeriksa ulang rutinitas darah, fungsi pembekuan darah, dan memperhatikan pemeriksaan fungsi hati dan ginjal. 7 .Bisakah aspirin dikonsumsi bersamaan dengan warfarin? Bagaimana cara menghitung dosis warfarin dan berapa lama saya harus meminumnya? Apakah mengonsumsi warfarin dalam waktu lama berpengaruh pada anak-anak? Ya, dosis warfarin adalah 0,1 mg/Kg.d, dan waktu penggunaan warfarin tergantung pada kondisinya. Penggunaan warfarin dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko perdarahan. INR, jumlah darah, dan pembekuan darah harus diperiksa secara teratur, tetapi selain itu tidak ada efek yang signifikan. 8. Kapan saya memerlukan intervensi dan operasi bypass? Komplikasi akhir penyakit Kawasaki termasuk stenosis arteri koroner dan infark miokard, yang terutama diobati dengan intervensi dan pembedahan. Pencangkokan bypass arteri koroner harus dipertimbangkan jika anak memiliki kondisi berikut: (1) stenosis parah pada arteri koroner utama kiri; (2) penyumbatan parah pada lebih dari 1 arteri koroner utama; (3) penyumbatan parah pada segmen proksimal cabang anterior kiri yang menurun; dan (4) pembuluh darah samping berisiko. 9. Apakah anak perlu minum obat seumur hidup? Apa saja kriteria untuk menghentikan pengobatan? Tidak diperlukan pengobatan seumur hidup. Anak-anak tanpa komplikasi seperti dilatasi arteri koroner harus berhenti minum obat dalam waktu sekitar 3 bulan. Jika terdapat kombinasi lesi arteri koroner, obat harus diminum hingga lesi arteri koroner menghilang sebelum menghentikan obat.