Tentu saja, dan makanlah sebanyak-banyaknya.
Jahe adalah bumbu umum yang biasa kita gunakan. Dalam penelitian terbaru, telah ditemukan bahwa jahe mungkin juga memiliki efek anti kanker payudara. Misalnya, garam natrium metanol, kurkumin dan gingerenol dalam jahe dapat menghambat proliferasi dan pembentukan koloni sel kanker payudara, dan dapat mengurangi apoptosis dan menghambat perkembangan metastasis pada sel kanker payudara. Beberapa efek ajaib lainnya dari jahe telah ditunjukkan dalam studi klinis pada sejumlah pasien kanker payudara. Pasien yang makan jahe selama kemoterapi secara signifikan mengurangi kejadian mual dan muntah. Satu studi menemukan bahwa pasien yang mengonsumsi ekstrak jahe memiliki kesehatan dan nafsu makan yang lebih baik, serta insiden muntah yang jauh lebih rendah. Oleh karena itu, pasien kanker payudara yang sedang menjalani kemoradioterapi atau yang kehilangan nafsu makan dapat makan lebih banyak jahe, yang tidak hanya dapat memperbaiki ketidaknyamanan mereka, tetapi juga dapat membantu mengendalikan tumor mereka.