Kadar serum vitamin K yang rendah pada penderita osteoporosis menyebabkan penurunan dramatis pada tulang dan kadar osteocalcin serum, yang tidak mempertahankan tingkat normal mineralisasi tulang. Vitamin K adalah unsur dalam pembentukan osteocalcin, yang diperlukan untuk pengendapan kalsium ke dalam tulang. Penelitian telah menunjukkan bahwa jika vitamin K ditambahkan ke dalam suplementasi kalsium, efek suplementasi kalsium dapat sangat ditingkatkan untuk meningkatkan pengendapan kalsium ke dalam tulang. Data survei menunjukkan bahwa risiko patah tulang berkurang sebesar 30% pada wanita paruh baya dan lebih tua yang mengonsumsi lebih dari 109 mikrogram vitamin K per hari. Juga telah ditunjukkan bahwa suplemen harian 200 mikrogram vitamin K memiliki efek mempertahankan dan meningkatkan kepadatan tulang. Penderita osteoporosis dapat makan bayam secara teratur, 100 g/hari. Bayam sangat tinggi vitamin K. Vitamin K dalam bayam memiliki efek yang kuat dalam mempromosikan pembentukan kalsium tulang. Bayam juga kaya akan kalium dan magnesium, yang membantu menjaga keseimbangan asam-basa dan mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan, yang juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang. Tahu, kaya akan kalsium dan protein, + bayam, kaya akan vitamin K, kalium dan magnesium, adalah kombinasi yang baik. Tetapi bayam mengandung asam oksalat tingkat tinggi, yang dapat bergabung dengan kalsium untuk membentuk endapan yang tidak larut yang mengganggu penyerapan. Jadi apa yang harus dilakukan? Karena asam oksalat sangat larut dalam air, cukup rebus bayam dalam air mendidih selama 1 menit dan keluarkan untuk menghilangkan lebih dari 80% asam oksalat. Tumis tahu terlebih dahulu, lalu masukkan bayam yang sudah direbus, campur menjadi satu dan makan tanpa masalah. Vitamin K tidak takut panas dan tidak larut dalam air, sehingga bayam yang direbus tidak akan menyebabkannya hilang. Namun, vitamin K membutuhkan lemak untuk membantu menyerapnya, jadi selalu ingat untuk menaruh sedikit minyak saat membuat bayam dan sup tahu.