Haruskah kaum muda memeriksakan kadar kolesterol mereka?

Haruskah orang muda memeriksakan kadar kolesterol mereka? Orang yang berusia 25 tahun juga perlu mengetahui kadar kolesterol “jahat” mereka, yang didefinisikan sebagai kolesterol non-HDL atau non-HDL. Kolesterol non-HDL (yang mencakup kolesterol LDL serta jenis kolesterol “jahat” lainnya) meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Kadar kolesterol non-HDL yang tinggi memiliki efek yang paling nyata pada risiko kardiovaskular setelah usia 75 tahun pada orang yang berusia di bawah 45 tahun, sehingga orang yang lebih muda juga harus proaktif dalam memahami kadar kolesterol jahat mereka dan mengendalikannya secara tepat waktu. Diet dan olahraga sering kali merupakan langkah pertama yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar kolesterol. Para peneliti studi ini, yang dipimpin oleh para peneliti di Pusat Jantung dan Pembuluh Darah Universitas Hamburg di Jerman, bekerja di 44 universitas, rumah sakit, atau lembaga penelitian di seluruh dunia. Penelitian ini didanai oleh Program Kerangka Kerja Uni Eropa, Dewan Penelitian Medis Inggris dan Pusat Penelitian Kardiovaskular Jerman. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal medis peer-review The Lancet. Peningkatan kolesterol jahat dikaitkan dengan risiko relatif terkena penyakit jantung atau stroke dalam jangka panjang pada orang yang lebih muda, tetapi risiko absolut terkena penyakit jantung atau stroke dalam jangka pendek pada orang yang lebih tua. Risiko absolut adalah risiko Anda secara keseluruhan terhadap sesuatu yang terjadi, sedangkan risiko relatif adalah risiko Anda dibandingkan dengan orang lain. Para peneliti telah menemukan bahwa kolesterol jahat seseorang meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke seumur hidupnya, dengan peningkatan kolesterol jahat memiliki dampak terbesar pada risiko serangan jantung atau stroke di masa depan pada orang yang berusia di bawah 45 tahun. Oleh karena itu, peningkatan konsentrasi kolesterol jahat dapat memprediksi risiko penyakit kardiovaskular jangka panjang, terutama ketika meningkat secara moderat pada usia muda. KESIMPULAN: Peningkatan kolesterol jahat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke dalam jangka panjang, dan risiko tinggi ini dimulai pada usia yang lebih muda dari yang diperkirakan sebelumnya, dan orang-orang harus menjalani tes kolesterol pada usia 20-an atau 30-an sehingga tindakan penurunan kolesterol dapat dipertimbangkan. Kesimpulan tersebut hanya dapat memberikan perkiraan risiko rata-rata, bukan risiko aktual untuk setiap individu, dan langkah pertama dalam menurunkan kolesterol jahat biasanya adalah makan makanan yang sehat dan berolahraga lebih banyak.