Pengaturan kolesterol yang aman

Langkah-langkah utama untuk mengatur kolesterol dengan aman masih merupakan perubahan pola makan dan gaya hidup: 1. Konsumsi lebih sedikit biji-bijian dan gula, terutama biji-bijian yang mengandung gluten dan fruktosa. 2. Tingkatkan proporsi makanan mentah. 3. Pastikan Anda mengonsumsi banyak asam lemak omega-3 berkualitas tinggi (misalnya minyak krill). Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi serendah 500 mg minyak krill per hari akan meningkatkan kadar kolesterol total dan trigliserida serta dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda. Empedu yang disekresikan oleh hati melewati riam saluran empedu (saluran empedu kapiler – saluran empedu Herring – saluran empedu interlobular – saluran hati – saluran empedu umum), seperti sungai yang menyatu ke laut, dan akhirnya masuk ke dalam usus dua belas jari, di mana empedu berperan dalam pencernaan lemak dan vitamin yang larut dalam lemak (terutama vitamin A, D, E, dan K) dalam makanan, sehingga nutrisi tersebut dapat diserap oleh usus kecil. Kantung empedu berbentuk seperti buah pir dan terletak tepat di bawah hati. Kantung empedu menyerap air dari empedu dan bertindak sebagai “gudang” untuk memusatkan dan menyimpan empedu. Selain saraf, regulasi hormon, sekresi empedu hati, kontraksi kantung empedu juga diatur oleh makanan. 4, berhenti makan minyak nabati berbahaya dan lemak trans sintetis, beralihlah ke minyak zaitun yang sehat, minyak kelapa (ingat bahwa minyak zaitun tidak boleh dipanaskan, Anda bisa menggunakan minyak kelapa untuk menumis dan memanggang). 5, mengonsumsi makanan fermentasi secara teratur tidak hanya akan mengoptimalkan flora usus, tetapi juga akan meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan dan probiotik dalam mulut. Kesehatan mulut yang buruk adalah indikator penting lain dari peningkatan risiko penyakit jantung. 6, lebih banyak sinar matahari untuk melengkapi vitamin D, tubuh memproduksi vitamin D sulfat secara efektif dapat mencegah pembentukan plak arteri 7, sering menempa. Pastikan untuk menyelingi olahraga intensitas tinggi, yang juga akan mengoptimalkan produksi hormon pertumbuhan manusia (HGH).