Tumor neuroendokrin adalah kelompok tumor heterogen yang berasal dari neuron peptidergik dan sel neuroendokrin dalam tubuh. Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa ini berbeda dari apa yang biasanya kita sebut kanker. Dalam istilah medis, tumor ganas yang berasal dari jaringan epitel disebut kanker, sedangkan tumor neuroendokrin berasal dari sel-sel neuroendokrin; tumor yang kita sebut kanker biasanya memiliki tingkat keganasan yang lebih tinggi dan orang takut berbicara tentang kanker. Sebaliknya, tumor neuroendokrin mengacu pada sekelompok sel yang dapat ditemukan di lokasi seperti paru-paru, lambung, kolorektum dan hati. Dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, tumor ini tumbuh relatif lambat dibandingkan dengan kanker dan berkisar dari yang hampir jinak hingga sangat ganas, dengan perbedaan signifikan dalam pengobatan dan prognosis. Gejala awal tumor neuroendokrin tidak lazim, dan berbagai gejala seperti pembilasan, diare dan kram perut sering salah dikaitkan dengan lesi lain. Diperkirakan bahwa tumor neuroendokrin membutuhkan waktu sekitar 5-7 tahun dari saat onset hingga saat diagnosis klinis. 50% tumor neuroendokrin sudah invasif secara lokal atau stadium lanjut pada saat diagnosis klinis. Kesadaran akan penyakit ini, diagnosis dini dan pengobatan dini adalah kuncinya.